Connect with us

Artikel Top Peluit

Liga Champions 2021-2022: Analisis dan Peluang Grup A—Grup D

Mulai dari grup dengan banyak tim besar hingga yang merata secara kualitas hadir di sana. Siapa saja yang akan lolos ke fase gugur?

Lionel Messi vs Club Brugge (kredit: France 24)

Liga Champions 2021-2022

Liga Champions 2021-2022 sudah menabuhkan genderang perangnya.

Tim-tim terbaik seantero Eropa akan mewakilkan negaranya dalam kompetisi antar klub paling bergengsi di benua biru tersebut.

Hasil undian yang telah berlangsung pada 26 Agustus 2021 itu membuat beberapa klub akan tergabung dalam grup berat.

Seperti kita tahu bahwa hasil undian pada Grup A,B,C, dan D adalah kumpulan-kumpulan klub yang punya sejarah yang panjang di UCL.

Mari kita analisa dan peluang para kontestan di Grup A sampai Grup D.

Grup A (1/2)

Pada grup ini tergabung beberapa tim yang akan merusak hegemoni klub-klub tradisional di Liga Champions.

Jagoan Inggris, Manchester City, klub kaya rasa asal Prancis, Paris Saint-Germain, andalan baru dari Jerman, RB Leipzig dan perwakilan Belgia, Club Brugge.

RB Leipzig

Tiga nama teratas jelas akan menjadi unggulan untuk lolos ke fase selanjutnya atau putaran knock-out.

Manchester City jelas menjadi unggulan teratas karena prestasinya dalam beberapa musim terakhir, apalagi The Cityzens adalah finalis UCL musim lalu.

Dengan segudang nama-nama besar macam Raheem Sterling, Kevin De Bruyne, Riyad Mahrez dan Ruben Dias membuat skuat ini sangat menakutkan.

Belum lagi sang manajer, Pep Guardiola dengan segala kekayaan taktiknya yang luar biasa jelas akan menjadi keuntungan luar biasa untuk jawara Liga Inggris musim lalu.

Selain itu, Paris Saint-Germain juga menjadi unggulan dalam grup ini karena kedalaman skuat mereka yang sangat luar biasa.

PSG yang notabenenya adalah finalis Liga Champions musim 2019-2020 memiliki ambisi besar untuk menjuarai UCL musim ini.

Kegagalan dalam beberapa edisi terakhir membuat mereka sangat bernafsu untuk mendatangkan ‘sang kuping lebar’ ke Parc Des Princes.

Diisi oleh nama-nama tenar macam Kylian Mbappe, Neymar Jr, Gianluigi Donnarumma hingga sang mega bintang Lionel Messi akan membuat mereka semakin percaya diri.

Grup A (2/2)

Selain kedua nama klub tersebut, RB Leipzig layak masuk dalam hitungan karena prestasi klub dalam beberapa musim belakangan.

Musim ini, The Red Bulls memang kehilangan nahkoda utama mereka, Julian Nagelsmann yang memutuskan hengkang ke FC Bayern.

Akan tetapi, hal tersebut bukan masalah besar karena anak asuh Jesse Marsch masih memiliki skuat yang baik.

Kepergian Marcel Sabitzer dan Dayat Upamecano dapat tertutupi dengan kehadiran Ilaix Moriba, Andre Silva serta Mohammed Simakan.

Walaupun hanya memiliki peluang di bawah Manchester City & PSG, Peter Gulasci dan kawan-kawan akan menjadi batu sandungan untuk kedua tim tersebut.

Penantang tersisa di grup ini adalah kontestan dari Belgia, Club Brugge yang memiliki persantase kelolosan paling kecil.

Walaupun klub yang bermarkas di Jan Breydel Stadium sangat dominan di Liga Belgia tetapi performa mereka di pentas Eropa sangat buruk.

Terhitung mereka sudah tidak bermain di Liga Champions dalam 4 musim terakhir dan saat bermain di UEL pun mereka tidak bisa berbuat banyak.

Prediksi Lolos: Manchester City & Paris Saint-Germain

Perbedaan PSG-Manchester City

Grup B (1/2)

Grup ini terhitung sebagai grup neraka karena akan diisi oleh nama-nama macam Liverpool, AC Milan, FC Porto serta Atletico Madrid.

Walaupun hanya Atletico yang belum pernah mencicipi gelar juara UCL, tetapi performa apik kerap Los Rojiblancos suguhkan di dalam pertandingan.

The Reds, Liverpool akan menjadi salah satu unggulan di grup ini.

Virgil van Dijk, bek tengah terbaik di dunia tahun 2021 versi Peluit Panjang yang baru perpanjang kontrak di Liverpool sampai 2025. Apakah pada tahun 2025, nama Virgil masih ada di nomor 1 dalam daftar seperti ini (Kredit situs resmi Liverpool FC)

Virgil van Dijk, bek tengah terbaik di dunia tahun 2021 versi Peluit Panjang yang baru perpanjang kontrak di Liverpool sampai 2025. Apakah pada tahun 2025, nama Virgil masih ada di nomor 1 dalam daftar seperti ini (Kredit situs resmi Liverpool FC)

Pemilik 6 gelar Liga Champions ini bahkan sukses bermain sebanyak dua kali final Liga Champions dalam 4 musim terakhir.

Hal ini menunjukan bahwa anak asuh Jurgen Klopp tersebut memiliki skuad yang kompeten dibandingkan kontestan lain di grup ini.

Trio lini serang akan menjadi andalan utama untuk membongkar lini pertahanan: Diogo Jota, Sadio Mane serta Mo Salah merupakan dirigen lini serang The Reds.

Kehadiran Roberto Firmino juga bisa mengancam semua tim lawan.

Grup B (2/2)

Nama kedua yang menjadi unggulan adalah klub yang bermarkas di Wanda Metropolitano, Atletico Madrid.

Alasannya, anak asuh Simeone ini memiliki penampilan yang stabil.

Luis Suarez, penyerang Atletico Madrid (Kredit: as.com)

Luis Suarez, penyerang Atletico Madrid (Kredit: as.com)

Buktinya mereka mampu menembus final Liga Champions 2014 dan 2016 sebelum kalah dari rival sekota mereka, Real Madrid.

Akan tetapi, presatasi di UEL mereka sangat baik: tahun 2010, 2012 dan 2018 mereka keluar sebagai juara.

FC Porto dan AC Milan juga tidak boleh dipandang sebelah mata karena acap kali memberikan perlawanan di Liga Champions.

Khusus AC Milan ini akan menjadi laga perdana mereka setelah terakhir bermain di kancah UCL 7 tahun yang lalu.

I Rossoneri sendiri sudah menjuara trofi si kuping besar sebanyak 7 kali walaupun terakhir kali mereka dapatkan pada tahun 2007 di Athena, Yunani.

Wakil terakhir di grup ini, FC Porto juga tidak bisa dipandang sebelah mata oleh para kontestan lain.

Pemilik gelar Liga Champions tahun 1987 serta 2004 ini memiliki catatan cukup impresif sepanjang awal Liga Portugal musim 2021-2022 ini.

Mereka sementara bercokol di peringkat ketiga klasemen dengan tiga kemenangan dan dua hasil seri tanpa sekalipun menderita kekalahan.

Anak asuh Sergio Conceicao ini pasti akan mencoba mengulangi prestasi saat UCL musim lalu, kala itu mereka menapaki babak 8 besar.

Prediksi Lolos: Liverpool & Atletico Madrid

Grup C

Melihat kontestan pada grup ini nampaknya cukup berimbang karena diisi oleh para kuda hitam Liga Champions 2021-2022, terutama Ajax dan BVB Borussia Dortmund.

Selain kedua nama tersebut, ada pula Sporting Lisbon dan perwakilan dari Turki, Besiktas.

Ajax adalah jagoan Eropa pada masa lampau karena berhasil menyabet 4 gelar trofi Liga Champions pada musim 1970-1971, 1971-1972, 1972-1973 dan 1994-1995.

Walau sudah lama tak berjaya di Eropa, pencapaian mereka di kompetisi domestik tetap stabil dengan 35 gelar Eredivisie (terbanyak di Belanda) yang terakhir mereka rengkuh pada musim lalu.

Sejak tahun 2000, Ajax kantongi 8 trofi Eredivisie.

Pada musim ini mereka tetap akan menggunakan barisan para pemain muda, average usia para pemain dalam skuat ini adalah 25,5 tahun.

Erik ten Hag selaku sang pelatih akan mencoba membawa klub yang bermarkas di Johan Cruijff ArenA ini berbicara banyak pada gelaran musim ini.

Selain Ajax, BVB Dortmund juga memiliki kans untuk lolos ke babak selanjutnya.

Erling Braut Haaland dan kawan-kawan akan memaksimalkan semua laga kandang di Signal Iduna Park karena rekor kandang mereka cukup baik.

Dalam laga Bundesliga musim ini di markas mereka, Dortmund sukses mencatatkan rekor 100% tanpa sekalipun merasakan kekalahan.

Bahkan Gio Reyna dkk sanggup mencetak 8 gol salam dua match pertama.

Untuk Sporting CP dan Besiktas tampaknya tinggal berebut peringkat ketiga untuk lolos ke babak Europa League.

Prediksi Lolos: Ajax Amsterdam & BVB Dortmund

Grup D (1/2)

Simone Inzaghi, pelatih Inter Milan (Kredit: inter.it)

Simone Inzaghi, pelatih Inter Milan (Kredit: inter.it)

Grup satu ini seperti grup ulangan musim lalu, ketika itu Inter Milan, Real Madrid, Shakhtar Donetsk dan Borussia Monchengladbach bersatu dalam satu grup.

Untuk musim ini, ketiga nama pertama masih tergabung dalam grup yang sama, hanya Gladbach yang posisinya tergantikan oleh wakil Moldova, FC Sheriff.

Real Madrid jelas akan menjadi unggulan pertama pada grup ini, walau kehilangan sang kapten sekaligus ikon klub, Sergio Ramos, tetapi mereka tetap solid.

Kepergian Sergio Ramos plus Raphael Varane berhasil mereka tambal dengan para pemain yang sekarang sudah cukup berkembang baik, yaitu Nacho Fernandez serta Eder Militao.

Kekuatan full-back mereka juga akan semakin tangguh setelah David Alaba bergabung dengan Los Merengues pada bursa transfer kemarin.

Akan tetapi, sang entrenador, Carlo Ancelotti memiliki pendekatan berbeda ketika menangani sebuah tim.

Don Carlo paham bahwa siapapun yang berada di Real Madrid, mereka wajib membawa tim ini berbicara banyak di setiap kejuaraan.

Pemilik 13 gelar Liga Champions ini jelas akan menjadi salah satu kandidat juara pada musim ini walau banyak pihak yang pesimis.

Walau banyak pemain bintang yang pergi, tetap saja kehadiran Vini Jr, Karim Benzema, Gareth Bale serta Eden Hazard akan memberikan dampak nyata di lapangan.

Grup D (2/2)

Kemudian, Inter Milan sendiri mungkin akan mengejutkan dengan Simone Inzaghi sebagai nahkoda baru pengganti Antonio Conte.

Bersama Inzaghi, Inter langsung menggebrak di dua giornata awal Serie A.

Hasilnya, dua kemenangan penting plus satu hasil imbang membuat mereka kokoh di papan atas classifica Serie A.

Dengan kedalaman skuat yang merata saat menggunakan pola andalannya 3-5-2, rasanya I Nerazzurri akan berbuat banyak pada UCL musim ini.

Sedangkan, Shakhtar Donetsk kemungkinan akan menyulitkan kedua tim dengan gerbong pemain asal Brasil-nya.

Tercatat ada sekitar 11 pemain memiliki paspor Brasil dari total 31 pemain di dalam tim.

Jika Shakhtar Donetsk mampu menampilkan penampilan konsisten bukan tidak mungkin mereka akan lolos ke babak gugur.

Peluang untuk menggantikan salah satu di antara Real Madrid atau Inter Milan sangat terbuka lebar.

Untuk wakil asal Moldova, FC Sheriff, akan sangat berat untuk berbuat banyak apalagi mereka tercatat sebagai tim debutan.

Prediksi Lolos: Real Madrid & Inter Milan

FC Sheriff Tiraspol, Klub Tanpa Negara yang Siap Debut di Liga Champions (Kredit: UEFA.com)

FC Sheriff Tiraspol, Klub Tanpa Negara yang Siap Debut di Liga Champions (Kredit: UEFA.com)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Cuplikan Pertandingan

Alaves 0-1 Real Betis Pekan 9
Posted on 19 Oktober 2021 by AR14
2 views
Espanyol 2-0 Cadiz Pekan 9
Posted on 19 Oktober 2021 by AR14
33 views
Barcelona 3-1 Valencia Pekan 9
Posted on 18 Oktober 2021 by AR14
83 views
Rayo Vallecano 2-1 Elche Pekan 9
Posted on 18 Oktober 2021 by AR14
4 views
Celta Vigo 0-1 Sevilla Pekan 9
Posted on 18 Oktober 2021 by AR14
1 views
Villarreal 1-2 Osasuna Pekan 9
Posted on 18 Oktober 2021 by AR14
4 views
Real Sociedad 1-0 Mallorca Pekan 9
Posted on 17 Oktober 2021 by AR14
15 views
Levante 0-0 Getafe Pekan 9
Posted on 17 Oktober 2021 by AR14
2 views
Elche 1-0 Celta Vigo Pekan 8
Posted on 4 Oktober 2021 by AR14
7 views
Villarreal 2-0 Real Betis Pekan 8
Posted on 4 Oktober 2021 by AR14
8 views

Like Us on Facebook

Redaksi Top Peluit

More in Artikel Top Peluit