Connect with us

Artikel Top Peluit

10 Pemain Terbaik Indonesia di Liga Malaysia

Selain Bambang Pamungkas, siapa saja pemain terbaik Indonesia yang pernah bermain di Liga Malaysia? Baca selengkapnya di sini!

10 Pemain Terbaik Indonesia di Liga Malaysia

Banyak pemain Indonesia yang bermain di kompetisi liga Malaysia.

Syahrian Abimanyu adalah nama baru yang akan bermain untuk Johor Darul Tazim guna menghadapi putaran kedua Liga Super Malaysia 2021.

Selain Syahrian, pemain asal Indonesia sudah banyak yang bermain di kompetisi lokal Malaysia.

Tim Peluit Panjang merangkum para pemain tersebut:

1. Bambang Pamungkas

Bambang Pamungkas 10 Pemain Terbaik Indonesia di Liga Malaysia, bermain di Selangor

Nama pertama adalah pemilik nomor punggung 20 di Selangor pada musim 2005, Bambang Pamungkas.

Bepe berhasil menjaringkan banyak gol sehingga menjadi topscore klub saat itu.

Sang striker menyumbangkan treble winner di musim pertamanya.

Gelar bergengsi yang berhasil dicapai saat itu adalah Malaysia Premier League, Malaysia Cup, FA Cup. What A Legend!

2. Elie Aiboy

Elie Aiboy 10 Pemain Terbaik Indonesia di Liga Malaysia, bermain di Selangor

Nama sayap lincah Jayapura ini juga cukup mentereng di kancah sepakbola Malaysia.

Bersama Bambang Pamungkas, Elie Aiboy sukses mempersembahkan beberapa gelar untuk Gergasi Merah, Selangor.

Uniknya, Elie memperkuat Selangor dalam dua periode yang berbeda.

Setelah sebelumnya pada musim 2005-2007, lalu pada musim 2008-2009 Elie kembali bergabung dengan Selangor.

Tapi sayang, dalam periode kedua beliau ini tidak ada gelar yang berhasil datang ke pangkuan klub yang bermarkas di Shah Alam tersebut.

3. Andik Vermansah

Andik Vermansah 10 Pemain Terbaik Indonesia di Liga Malaysia, bermain di Kedah FA

Berikutnya adalah nama besar yang direkrut (lagi-lagi) oleh Selangor, Andik Vermansah

The Flash -julukan Andik- bermain untuk dua klub selama lima musim di Liga Super Malaysia.

Adalah Selangor selama 4 musim pertama (2014-2017) lalu berlabuh ke Kedah FA (sekarang Kedah Darul Aman FC) pada musim 2018 bermain selama satu musim.

Satu gelar Malaysia Cup berhasil dipersembahkan Andik saat memperkuat Red Giants, Selangor di musim 2015.

Bahkan di musim tersebut The Flash mampu mencatatkan rekor pencetak gol tercepat di liga saat Selangor menjamu Johor Darul Tazim, padahal laga baru berjalan 33 detik.

4. Evan Dimas Darmono

Evan-Dimas-10-Pemain-Terbaik-Indonesia-di-Liga-Malaysia

Pemain berikutnya yang bermain di negeri jiran Malaysia adalah gelandang berbakat timnas, Evan Dimas.

Pemain asal kota Surabaya ini direkrut oleh Selangor pada musim 2018.

Satu tempat di lini tengah Selangor seakan menjadi tempat yang nyaman untuk Evan memberikan penampilan cantiknya selama berkarir di Malaysia pada musim Liga Super Malaysia 2018.

Total Evan memberikan 20 penampilan serta sumbangan 2 gol di klub kebangaan Lembah Klang itu.

5. Ponaryo Astaman

Ponaryo-Astaman-(foto-sendiri-di-kiri)-saat-bersama-Telekom-Melaka-di-Malaysia

Pemain kelahiran Balikpapan, Kalimantan Timur ini adalah satu dari sekian banyak pemain Indonesia yang bermain di Malaysia.

Popon -sapaan akrab Ponaryo- memperkuat Telekom Melaka TMFC pada musim 2006.

Selama memperkuat Telekom Melaka, Popon berhasil memberikan 12 gol.

Sebuah pencapaian yang sangat produktif terlebih posisinya adalah Central Defensive Midfielder

6. Ristomoyo Kasim

Ristomoyo Kasim, juara Malaysia Cup bersama Selangor FA

Pemain ini bisa dikatakan sebagai pemain pertama asal Indonesia yang pernah merumput di roda kompetisi sepakbola Malaysia.

Adalah Selangor yang menjadi pelabuhan pertama sang bek kiri timnas Indonesia itu.

Musim 1986 hingga 1987 adalah musim perdana Ristomoyo berkiprah, hingga pada musim 1988 beliau memutuskan hijrah ke Publik Bank FC dan berakhir di ATM FC (1989).

Satu catatan apik Ristomoyo ialah saat membawa Gergasi Merah meraih gelar Malaysia Cup 1986 dengan mengalahkan Johor FC 6-1 di stadion Merdeka.

Sang pemain berhasil mencetak salah satu gol kemenangan tersebut.

7. Kurniawan Dwi Yulianto

Kurniawan Dwi Yulianto, pemain Indonesia yang pernah bermain di Malaysia bersama Serawak (1)

Hanya satu musim di Serawak tak lantas membuat nama Si Kurus -sapaan akrab Kurniawan- tidak terdengar publik sepakbola Malaysia saat itu.

Pemain yang berhasil membawa Indonesia ke final Tiger Cup 2004 dengan mengalahkan Malaysia di semifinal itu cukup sukses bersama klub yang berjuluk “Bujang Senang”.

Si Kurus berhasil mencetak 29 gol dari 31 pertandingan dan membawa Serawak promosi dari Liga Perdana Malaysia ke Liga Super Malaysia.

Duetnya dengan Safee Sali kala itu sangat menakutkan dan memberi teror nyata kepada para pemain lawan.

KDY saat ini bahkan sibuk melatih di salah satu klub Liga Super Malaysia, Sabah FA.

8. Saddil Ramdani

Saddil Ramdani di Sabah FA, Malaysia

Winger lincah yang sekarang bermain untuk Sabah FA ini adalah salah satu pemain aktif yang masih berlaga di sepakbola Malaysia.

pada musim 2019, Saddil Ramdani menerima pinangan Pahang (sekarang Sri Pahang) dan untuk pertama kalinya mencicipi kerasnya sepakbola negeri jiran, Malaysia.

Pemilik gocekan pecel lele ini menyumbangkan 2 gol dalam 21 penampilan bersama Tok Gajah di musim pertamanya itu.

9. Dedi Kusnandar

Dedi Kusnandar saat bermain di tim Malaysia, Sabah FC

Pemain bertalenta asal Sumedang, Jawa Barat ini cukup menarik perhatian kala menerima pinangan Sabah FA untuk musim 2016.

Sempat beredar kabar akan tetap bertahan di Persib ternyata sang pemain memilih bergabung dengan salah satu kontestan Liga Perdana Malaysia 2016 itu.

Di Sabah, Dado mendapatkan peran baru.

Dado ditempatkan sebagai gelandang serang atau penyerang lubang yang dimana posisi natural Dado adalah Central Midfielder.

21 pertandingan serta 3 gol merangkum seluruh penampilan Dedi Kusnandar di Malaysia.

10. David Laly

David-Laly-di-tim-Malaysia,-Felcra-FC

Nama pemain ini pastinya cukup asing di telinga pecinta bola Indonesia.

Padahal beberapa klub besar pernah memakai jasa David.

Salah satunya Felcra United di musim 2018.

Walau hanya bermain di Liga Perdana Malaysia 2018 tetapi David Laly berhasil memberikan impact yang besar kepada klub.

Status promosi ke Liga Super Malaysia berhasil diberikan David ke klub kala itu.

Tetapi saat berhasil promosi, Felcra dibubarkan karena kesulitan keuangan untuk bertarung di Liga Super Malaysia 2019.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Cuplikan Pertandingan

Granada 1-2 Real Betis Pekan 4
Posted on 14 September 2021 by AR14
38 views
Getafe 0-1 Elche Pekan 4
Posted on 14 September 2021 by AR14
10 views
Levante 1-1 Rayo Vallecano Pekan 4
Posted on 13 September 2021 by AR14
8 views
Athletic Club 2-0 Real Mallorca Pekan 4
Posted on 13 September 2021 by AR14
6 views
Osasuna 1-4 Valencia Pekan 4
Posted on 13 September 2021 by AR14
9 views
Cadiz 0-2 Real Sociedad Pekan 4
Posted on 13 September 2021 by AR14
3 views
Real Madrid 5-2 Celta Vigo Pekan 4
Posted on 13 September 2021 by AR14
31 views
Espanyol 1-2 Atletico Madrid Pekan 4
Posted on 13 September 2021 by AR14
13 views
Cadiz 2-3 Osasuna Matchday 3
Posted on 30 Agustus 2021 by AR14
11 views
Atletico Madrid 2-2 Villarreal Matchday 3
Posted on 30 Agustus 2021 by AR14
117 views

Like Us on Facebook

Redaksi Top Peluit

More in Artikel Top Peluit