Connect with us

Artikel Top Peluit

Prediksi Juara Liga Eropa 2021-2022 Menurut Komputer Super

Napoli menjadi yang terdepan untuk mendapatkan trofi kasta kedua kompetisi klub antar benua biru. Bagaimana dengan yang lainnya?

Prediksi Juara Liga Eropa 2021-2022 Menurut Komputer Super (Kredit: bleacherreport.com)

Prediksi Juara Liga Eropa Musim 2021-2022 dari Komputer Super

Setelah pada artikel sebelumnya kami membahas prediksi juara Liga Champions musim 2021-2022, kini Liga Eropa juga tidak ketinggalan.

Komputer super sudah membuat prediksi siapa yang akan mengangkat trofi kejuaraan antar klub di Eropa kasta kedua ini.

Kemudian, kamu dapat melihat daftar lengkap serta teknis mesin tersebut bekerja dengan cara klik di sini.

Komputer tersebut adalah alat yang FiveThirtyEight (538) miliki.

Kemudian, FiveThirtyEight pertama kali mempublikasikan prediksinya pada Januari 2017.

FiveThirtyEight adalah situs dari Amerika Serikat yang memiliki fokus pada analisis blog olahraga, jajak pendapat, ekonomi, dan politik.

Dengan segala macam indikatornya, daftar ini selalu melakukan pembaruan pada suatu babak atau pertandingan tertentu.

Daftar di bawah ini terakhir kali melakukan update pada 15 September 2021 pukul 17.02 waktu setempat.

Daftar Lengkap Prediksi dan Peluang Juara Liga Eropa 2021-2022

Prediksi Juara Liga Eropa Menurut Super Komputer FiveThirtyEight

Peluang dan Prediksi Juara Liga Eropa Menurut Super Komputer FiveThirtyEight

Bagaimana Peluangnya? (1/5)

Napoli menjadi yang teratas sebagai jagoan utama untuk juara Liga Eropa.

Dengan pelatih baru, Luciano Spalletti, Napoli tampil baik di awal musim ini meskipun hanya mendatangkan Matteo Politano dari Inter Milan (17 juta euro), André-Frank Zambo Anguissa dari Fulham (pinjam) dan Juan Jesus dari Roma (free transfer).

Dengan wajah-wajah lama seperti Lorenzo Insigne, Piotr Zielinski, Victor Osimhen, Hirving Lozano, Fabian Ruiz, Kalidou Koulibaly dan masih banyak pemain bagus lainnya, tentu Napoli pantas berada di unggulan utama.

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh SSC Napoli (@officialsscnapoli)

Sebelumnya, Napoli sendiri pernah menjuarai kompetisi ini di musim 1998-1999 bersama legenda sepak bola dunia, mendiang Diego Armando Maradona.

Kemudian, ada Real Sociedad di unggulan nomor 2 dengan 7%.

Tim asal Spanyol ini bukan tanpa alasan menjadi unggulan.

Mereka memiliki banyak pemain berbakat seperti Mikel Oyarzabal yang bersinar di Euro 2020 dan Olimpiade Tokyo 2020 bersama Spanyol (medali perak).

Belum lagi, ada penyerang tengah masa depan Swedia penerus Zlatan Ibrahimovic, Alexander Isak yang siap menghantam setiap gawang lawan.

Playmaker Spanyol senior pemenang Piala Dunia dan Piala Eropa, David Silva juga berada di tim besutan pelatih Imanol Alguacil ini.

Selanjutnya, ada masing-masing PSG dan RB Leipzig yang memiliki peluang 5% serta Barcelona dengan 4%.

Meskipun ketiga nama tersebut berada di Liga Champions saat ini, tapi mereka bisa berpeluang terbuang ke Liga Eropa.

Setiap tim yang berakhir di peringkat 3 di setiap grup Liga Champions, maka akan langsung menuju ke babak gugur Liga Eropa.

Selain ketiga nama di atas, semua analisa peluang dan prediksi juara Liga Champions 2021-2022 menurut komputer super bisa kamu baca di sini.

Bagaimana Peluangnya? (2/5)

Ada 3 tim yang memiliki peluang sebesar 4%, yaitu West Ham United dan Leicester City dari Inggris serta Bayer Leverkusen-nya Jerman.

Dua nama pertama tampil baik dalam beberapa musim terakhir sebagai pengganggu big 6 Inggris.

Bersama pelatih David Moyes, West Ham United memiliki pencetak gol ulung asal Jamaika, Michail Antonio.

Selain Antonio, ada pula nama-nama seperti Tomas Soucek, Said Benrahma, Declan Rice, Kurt Happy Zouma, Nikola Vlasic, Manuel Lanzini, Alphonse Areola dan masih banyak lagi.

Kemudian, Jamie Vardy sang tua-tua keladi pun masih bisa membuat Leicester City-nya Brendan Rodgers berbicara banyak di Inggris.

The Foxes berhasil meraih Piala FA dan Community Shield alias Piala Super Inggris di musim lalu.

Berkat kualitas skuad yang cukup baik dalam diri Wilfred Ndidi, Youri Tielemans, James Maddison, Caglar Soyuncu, Kelechi Iheanacho, Kasper Schmeichel dan lain-lain, wajar LCFC berpeluang juara.

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Leicester City (@lcfc)

Kemudian, ada Real Betis dengan beberapa pemain bagus seperti Hector Bellerin, Nabil Fekir, Sergio Canales, Guido Rodriguez, Willian Jose, William Carvalho dan lainnya.

Bersama mantan pelatih Manchester City, Manuel Pellegrini, tentunya Real Betis ini bisa mengancam semua tim dengan permainan yang cukup proaktif, penguasaan bola dan menyerang.

Selain itu, jangan pula lupakan Rangers yang dinahkodai Steven Gerrard.

Musim lalu, tim asal Glasgow ini tampil sangat perkasa dengan rekor 32 kemenangan, 6 seri dan 0 kalah di liga.

Para pemain seperti Ryan Kent, Alfredo Morelos, James Tavernier, Connor Goldson, John Lundstram, Ianis Hagi, Joe Aribo, Borna Barisic, Glen Kamara dan masih banyak lagi, tentu sangat menguntungkan tim asal Skotlandia tersebut.

Bagaimana Peluangnya? (3/5)

Tidak sampai di situ, ada lagi tim-tim yang terkenal sebagai kuda hitam di negara masing-masing.

Ada Lazio dari Italia dan Eintracht Frankfurt dari Jerman.

Bersama Maurizio Sarri, Lazio sang elang ibu kota Italia, Roma, terbang cukup baik di Serie A musim ini meskipun kalah di pertandingan terakhir melawan AC Milan.

Para pemain seperti Luis Alberto, Ciro Immobile, Sergej Milinkovic-Savic, Manuel Lazzari, Mattia Zaccagni dan masih banyak lagi, sangat bisa membantu Lazio berbicara banyak di berbagai kompetisi.

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh S.S. Lazio (@official_sslazio)

Kemudian, ada Eintracht Frankfurt dengan skuad menariknya.

Ada Filip Kostic, salah satu sayap kiri terbaik di Eropa saat ini.

Selain itu, ada pula Evan N’Dicka, bek tengah tangguh yang siap menahan serangan lawan.

Kemudian, ada salah satu dari gelandang serang terbaik di dunia tahun 2021, yaitu Daichi Kamada.

Bagaimana Peluangnya? (4/5)

Lalu, ada pula PSV Eindhoven (Belanda), AS Monaco (Perancis), Lyon (Perancis), Celtic (Skotlandia), Olympiacos (Yunani), Marseille (Perancis) dan Dinamo Zagreb (Kroasia).

Semua klub yang disebut di atas, sama seperti klub-klub yang sebelumnya lagi disebutkan, adalah tim yang kerap bermain di Liga Champions.

Artinya, semua tim di atas ada masanya bisa bersaing di papan atas Eropa.

Dari PSV, ada nama-nama seperti Cody Gakpo, Carlos Vinicius, Philipp Max, Noni Madueke, Ibrahim Sangare, Davy Propper dan Mario Gotze yang siap mengharumkan nama Eindhoven dan Belanda.

Khusus nama terakhir, pengalamannya di Liga Champions serta Piala Dunia (juara bersama Jerman di 2014) tentunya bisa menjadi kelebihan tersendiri.

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh PSV (@psv)

Lebih lanjut lagi, ada AS Monaco, mantan tim kaya raya di Perancis yang kini lebih menjadi penghasil pemain berbakat dan menjual ke banyak klub.

Kini, mereka di bawah mantan pelatih Bayern Munich, Niko Kovac, memiliki cukup banyak pemain hebat.

Sebut saja Wissam Ben Yedder, Kevin Volland, Aurelien Tchouameni, Aleksandr Golovin, Benoit Badiashile, Gelson Martins, sampai Cesc Fabregas.

Lalu, tetangganya, Lyon pun tidak ingin ketinggalan.

Mereka punya Houssem Aouar, Lucas Paqueta, Bruno Guimaraes, Rayan Cherki, Jason Denayer, Moussa Dembele, Jeff Reine-Adelaide, Emerson Palmieri, Xherdan Shaqiri, Jerome Boateng, sampai Anthony Lopes.

Bagaimana Peluangnya? Prediksi Siapa yang akan Juara Liga Eropa 2021-2022 (5/5)

Selain nama-nama di atas, tentunya sisa tim lainnya juga tidak bisa dipandang sebelah mata.

Celtic memiliki pemain terbaik dalam diri Callum McGregor, kemudian ada Mady Camara dari Olympiacos, Dimitri Payet dari Marseille, Bruno Petkovic dari Dinamo Zagreb, Theo Bongonda dari KRC Genk, Ricardo Horta dari Braga, Evander dari Midtjylland, Patrick van Aanholt dari Galatasaray, Mesut Ozil dari Fenerbahce, Veljko Nikolic dari Red Star Belgrade, Adam Hlozek dari Sparta Prague, Anton Miranchuk dari Lokomotiv Moscow, Zeljko Gavric dari Ferencvaros, Luquinhos dari Legia Warszawa, Quincy Promes dari Spartak Moscow, Ercan Kara dari Rapid Vienna, Radja Nainggolan dari Royal Antwerp, Morten Frendrup dari Brondby IF, Kelvin Yeboah dari Sturm Graz, dan Anton Nedyalkov dari Ludogorets.

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Mesut Özil (@m10_official)

Dengan segala kemungkinan, semua masih dapat terjadi.

Juara bisa datang dari peserta Liga Eropa atau buangan Liga Champions.

Kalau prediksi kamu, siapa yang akan juara Liga Eropa musim 2021-2022?

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Cuplikan Pertandingan

Alaves 0-1 Real Betis Pekan 9
Posted on 19 Oktober 2021 by AR14
2 views
Espanyol 2-0 Cadiz Pekan 9
Posted on 19 Oktober 2021 by AR14
31 views
Barcelona 3-1 Valencia Pekan 9
Posted on 18 Oktober 2021 by AR14
82 views
Rayo Vallecano 2-1 Elche Pekan 9
Posted on 18 Oktober 2021 by AR14
3 views
Celta Vigo 0-1 Sevilla Pekan 9
Posted on 18 Oktober 2021 by AR14
1 views
Villarreal 1-2 Osasuna Pekan 9
Posted on 18 Oktober 2021 by AR14
4 views
Real Sociedad 1-0 Mallorca Pekan 9
Posted on 17 Oktober 2021 by AR14
15 views
Levante 0-0 Getafe Pekan 9
Posted on 17 Oktober 2021 by AR14
2 views
Elche 1-0 Celta Vigo Pekan 8
Posted on 4 Oktober 2021 by AR14
7 views
Villarreal 2-0 Real Betis Pekan 8
Posted on 4 Oktober 2021 by AR14
8 views

Like Us on Facebook

Redaksi Top Peluit

More in Artikel Top Peluit